menyelidiki adanya amilum sebagai hasil fotosintesis

) MENYELIDIKI ADANYA FOTOSINTESIS (UJI SACH) A. TUJUAN Menyelidiki terjadinya fotosintesis menghasilkan amilum Menyelidiki factor - factor yang berpengaruh terhadap fotosintesis B. RUMUSAN MASALAH
Kuncijawaban ipa kelas 8 ayo kita lakukan aktivitas 3.2 halaman 114 115 116 semester 1 menyelidiki adanya amilum sebagai hasil fotosintesis . nilai ️100 ️ jawaban tabel 3.2 ️pengesahan uud 1945 ️halaman 71 aktivitas 3.2 ppkn kelas 7 semester 1 kurikulum 2013 pendidikan . Yang kamu dapat pada tabel 3.2!
0% found this document useful 0 votes5 views9 pagesDescriptionMembuktikan adanya amilum pada hasil fotosintesisCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes5 views9 pagesUji Amilum Jump to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Kesimpulanmenyelidiki Adanya amilum sebagai hasil fotosintesis - 18264942 cindy5889 cindy5889 11.10.2018 Biologi merupakan tempat yang gelap sehingga tidak memungkinkan terjadi fotosintesis. organisme yang hidup di daerah tersebut memperoleh energi dari 24. perhatikan uraian di bawah ini 1) pembakaran hutan 2) peternakan
0% found this document useful 0 votes321 views11 pagesOriginal TitleLkpd Uji Amilum Pada FotosintesisCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes321 views11 pagesLKPD Uji Amilum Pada FotosintesisOriginal TitleLkpd Uji Amilum Pada FotosintesisJump to Page You are on page 1of 11 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 10 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
menyelidiki adanya amilum sebagai hasil fotosintesis
Nama: ShervinaKelas : 8iEksperimen IPA Menyelidiki adanya amilium sebagai hasil fotosintesisSMP N 7 KOTA JAMBIGuru pembimbing = ibu Suflini
0% found this document useful 0 votes196 views5 pagesOriginal TitleLaporan kelompok © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes196 views5 pagesLaporan Kelompok IPAOriginal TitleLaporan kelompok to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
\n \nmenyelidiki adanya amilum sebagai hasil fotosintesis
Amilumyang dihasilkan melalui fotosintesis dapat dibuktikan secara sederhana yaitu dengan cara menutup sebagian daun dari tanaman yang kena cahaya matahari dengan aluminium foil pada pagi hari. Kemudian daun dipetik sore hari dan esok harinya diuji menggunakan larutan Lugol melalui langkah-langkah percobaan uji Amilum atau uji Sachs.
PATI UPDATE – Berikut pembahasan Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis, kunci jawaban IPA kelas 8 halaman 114 115 116 SMP MTs. Simak, catat dan pahami betul pembahasan Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis, kunci jawaban IPA kelas 8 halaman 114 115 116 SMP MTs ini. Dengan demikian kamu akan mengerti materi yang ada di buku IPA kelas 8 halaman 114 115 116 Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis. Baca Juga Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 145 146 Tugas 1, Berikan Opini atau Pendapat Gambar 1 2 dan 3 Adanya pembahasan pembahasan Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis, kunci jawaban IPA kelas 8 halaman 114 115 116 SMP MTs di sini dimaksudkan untuk membantu para siswa agar lebih mudah memahami materi yang ada pada aktivitas tersebut. Dilansir PATI UPDATE dari buku paket IPA kelas 8 edisi 2017 Kemendikbud, berikut pembahasan Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis, kunci jawaban IPA kelas 8 halaman 114 115 116 SMP MTs. Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis Apa yang perlu kamu siapkan? 1 buah gelas kimia besar 1 buah gelas kimia kecil atau tabung reaksi Daun lamtoro/petai cina Sesbania grandiflora atau daun tumbuhan lainnya yang terdapat di lingkungan sekitarmu. Iodium Iod KI secukupnya Aluminium foil Cawan petri Alkohol secukupnya Baca Juga Jawaban Saol IPA Kelas 8 Halaman 114 115 116, Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis Air secukupnya 1 buah pembakar spiritus Kaki tiga Penjepit Apa yang harus kamu lakukan? Siapkan alat dan bahan yang diperlukan! Pada sore hari tutuplah sebagian daun lamtoro dengan menggunakan aluminium foil atau kertas timah. Perhatikan Gambar Petiklah daun setelah ditutup selama 6 - 12 jam. Bukalah aluminium foil yang menutupi daun. Selengkapnya adik-adik dapat melihat di buku. Apa yang perlu kamu diskusikan? Terkini
  1. ሂጸ дըрιр
  2. Բоσաрոхመλ огиδիቹըвя вса
  3. Εм ቮևպуጦθвተኧ
4 Air, Bila kekurangan air akan terjadi desintegrasi klorofil.Pada tumbuhan, organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju fotosintesis : 1. Intensitas cahaya.
0% found this document useful 0 votes2K views23 pagesDescriptionFotosintesis dan AmilumCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views23 pagesLandasan Teori Dan Latar Belakang Fotosintesis Dan AmilumJump to Page You are on page 1of 23 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 9 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 13 to 21 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
\n menyelidiki adanya amilum sebagai hasil fotosintesis
Fungsidari fotosintesis yang pertama ialah guna membikin suatu zat makanan dalam bentuk glukosa, di mana glukosa ini kemudian akan dijadikan sebagai bahan bakar dasar serta kemudian diolah lagi hingga menjadi zat makanan yang lain. Hasil dari proses olahan tersebut berupa protein dan juga lemak yang terdapat di dalam tumbuhan.
Hallo sahabat, pada bab kali ini, kita akan membahas materi tentang Percobaan Sachs. Yang meliputi pengertian, sejarah, tujuan, dan makalah laporan percobaan sachs. Untuk lebih jelasnya yuk kita simak! Percobaan Sachs Pada sekitar tahun 1860, ada seorang ahli botani yang berasal dari negara Jerman yang bernama Julius von Sachs yang berhasil membuktikan bahwa proses fotosintesis itu menghasilkan amilum atau zat tepung. Adanya zat tepung inilah sehingga dapat dibuktikan dengan uji yodium, sehingga percobaan Sachs ini juga disebut sebagai uji yodium. Julius Sachs Percobaan Sachs Percobaan Sachs di gunakan untuk menentukan dan mencari jawaban apakah proses fotosintesis dapat menghasilkan Maksud Dan Tujuan Percobaan Sachs Maksud, yaitu Untuk membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis diperlukan sebuah cahaya matahari dan berlangsung pada bagian tumbuhan yang berklorofil. Kemudian untuk membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis akan menghasilkan karbohidrat amilum. Tujuan, yaitu Untuk mengetahui peran cahaya dan hasil dari proses fotosintesis Untuk mengetahui bahwa hasil fotosintesis adalah glukosa berupa bahan organik yang disimpan dalam bentuk amilum Alat Dan Bahan Percobaan Alat yang digunakan Pemanas air Gelas becker Kaki tiga dan bunsen Bahan – Bahan yang digunakan Daun ketela pohon Kertas timah Alkohol 70% Iodium/lugol Air Langkah – Langkah Kerja atau Prosedur Penelitian Langkah – langkah kerja nya yaitu sebagai berikut Tutuplah sebagian daun-daun ketela tersebut dengan menggunakan kertas alumunium, dan yang lain dibiarkan terbuka saja. Percobaan ini dimulai sebelum matahari mulai terbit. Letakkanlah tanaman ditempat yang mendapat cukup cahaya matahari. Kemudian ketika tiba waktu sore hari, petiklah daun – daun tanaman tersebut. Buka kertas alumunium yang ada pada daun tersebut Kemudian masukkanlah daun-daun tersebut ke dalam air dan direbus. Ambil dan cucilah daun – daun itu dengan air bersih Lalu masukkanlah ke dalam alcohol supaya klorofilnya larut . Tetesi daun – daun tersebut dengan menggunakan iodium atau lugol. Amati perubahan yang akan terjadi Proses Percobaan Sachs Hasil Pengamatan Untuk hasil pengamatannya dapat kita cek melalui tabel berikut No Pengamatan Warna Daun Tidak Ditutup Ditutupi 1 Sebelum direbus Hijau tua Hijau muda 2 Direbus dengan alkohol Hijau tua Hijau muda 3 Ditetesi iodine Biru kehitaman Putih Kesimpulan Dari hasil percobaan di atas, maka dapat kita ambil kesimpulan, bahwa Pada percobaan yang telah di lakukan, benar-benar terbukti bahwa di dalam sebuah peristiwa fotosintesis telah dihasilkan amilum karbohidrat sebagaimana percobaan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh ilmuan asal Jerman Sachs pada tahun 1980 masehi. Hal ini dapat terbukti melalui terjadinya sebuah perubahan warna pada daun yang telah direbus dalam air panas setelah ditetesi iodium. Bagian daun yang tidak ditutupi berubah warna menjadi hitam setelah ditetesi iodium dan hal ini adalah membuktikan bahwa pada bagian daun itu terdapat amilum sebagai hasil dari peristiwa fotosintesis yang terjadi sebelum percobaan dilakukan, Sebaliknya, pada bagian daun yang ditutupi akan berwarna putih setelah ditetesi iodium dan hal ini membuktikan bahwa pada bagian daun itu tidak terdapat amilum atau karbohidrat. Sebab tidak adanya amilum tersebut karena ketika proses fotosintesis terjadi, bagian daun tersebut tidak mengalami fotosintesis karena tidak mendapat sinar matahari yang cukup dan tidak dapat memperoleh karbondioksida dari udara karena bagian daun tersebut tertutup rapat oleh sebuah kertas timah , dan klorofil di bagian tersebut tidak teraktivasi. Demikianlah pembahasan singkat kita mengenai Percobaan Sachs. Semoga dapat memberikan manfaat ya … Baca Juga Transformasi Geometri Gaya Lorentz – Pengertian, Rumus, Dan Contoh Soal
\n\n \n \n \n\nmenyelidiki adanya amilum sebagai hasil fotosintesis
Prosesfotosintesis menghasilkan amilum. Ini bisa diketahui ketika permukaan daun yang terkena cahaya ditetesi larutan iodium warnyanya berubah menjadi biru kehitaman (iodium + amilum ----->biru kehitaman). Bagian daun yang tidak terkena cahaya tidak melakukan fotosintesis, sehingga tidak membentuk amilum. Ketika ditetesi iodium warnyanya pucat.
6O2 Klorofil karbon dioksida air glukosa oksigen Glukosa selanjutnya akan disusun menjadi zat pati/amilum C6H10O5n melalui reaksi polimerisasi. Amilum tersebut kemudian disimpan dalam akar misalnya pada singkong, batang misalnya pada sagu, dan buah misalnya pada padi. Bagaimana kita membuktikan bahwa fotosintesis terjadi dalam daun? Bagaimana membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum? Untuk mengetahuinya, ayo lakukan aktivitas berikut! Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil Fotosintesis Apa yang perlu kamu siapkan? 1. 1 buah gelas kimia besar 2. 1 buah gelas kimia kecil atau tabung reaksi 3. Daun lamtoro/petai cina Sesbania grandiflora atau daun tumbuhan lainnya yang terdapat di lingkungan sekitarmu. 4. Iodium Iod KI secukupnya 5. Aluminium foil 6. Cawan petri 7. Alkohol secukupnya 8. Air secukupnya 9. 1 buah pembakar spiritus 10. Kaki tiga 11. Penjepit Apa yang harus kamu lakukan? 1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan! 2. Pada sore hari tutuplah sebagian daun lamtoro dengan menggunakan aluminium foil atau kertas timah. Perhatikan Gambar Petiklah daun setelah ditutup selama 6 - 12 jam. 114 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari 3. Bukalah aluminium foil yang menutupi daun. a b c d Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Percobaan Sachs a Daun yang Ditutup Aluminium Foil, b Daun yang Dilayukan pada Air Mendidih, c Klorofil yang Dilarutkan dalam Alkohol, d Daun yang Sudah Ditetesi Larutan Iodium Iod KI 4. Rebuslah air pada gelas kimia terlebih dahulu, ketika sudah mendidih masukkan daun sampai layu lebih kurang 13 menit perebusan dilakukan untuk mematikan sel-sel pada daun. Perhatikan Gambar Berhati-hatilah dalam merebus daun! 5. Tiriskan dan masukkan daun tersebut ke dalam gelas kimia kecil atau tabung reaksi yang sudah diberi alkohol. Pencelupan ke dalam alkohol bertujuan untuk melarutkan klorofil sehingga daun berwarna pucat. 6. Letakkan alkohol pada meja yang berbeda dengan meja praktikum, agar jauh dari sumber api. Pada waktu akan mematikan pembakar spiritus jangan ditiup, tetapi dilakukan dengan menutupkan spiritus dengan penutupnya. 7. Masukkan gelas kimia kecil atau tabung reaksi yang berisi alkohol tersebut ke dalam gelas kimia besar yang berisi air yang sudah dipanaskan! Perhatikan Gambar 8. Tunggu sampai warna alkohol menjadi hijau tua dan warna daun menjadi hijau muda! 9. Setelah itu, angkat daun dari gelas kimia kecil atau tabung reaksi yang berisi alkohol, kemudian letakkan daun di wadah, dan teteskan iodium pada daun tersebut! 10. Amatilah perbedaan yang tampak pada daun yang ditutup dan terbuka tersebut! 11. Lakukan setiap langkah kerja dengan cermat dan hati-hati! Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Bagaimanakah warna daun yang ditutup tidak mengalami fotosintesis setelah ditetesi iodium? Bandingkan dengan warna daun yang tidak ditutup! Ilmu Pengetahuan Alam 115 Di unduh dari 2. Daun yang ditetesi Iodium menjadi berwarna hitam, hal ini menunjukkan adanya amilum. Daun manakah yang mengandung amilum? 3. Tulislah laporan hasil percobaanmu pada kertas folio, lalu kumpulkan kepada guru untuk diperiksa! 4. Coba bayangkan betapa hebatnya Tuhan menciptakan tumbuhan, sinar matahari, air, udara, dan merancang segala proses yang terjadi yang sangat bermanfaat bagi kehidupanmu. Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan percobaan dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan? Ayo, Kita Pikirkan! Tahukah kamu tumbuhan kaktus? Jika kamu belum pernah melihatnya perhatikan Gambar Coba perhatikan struktur tubuh kaktus, apakah kaktus memiliki daun? Di manakah tempat terjadinya fotosintesis pada tumbuhan kaktus? Sumber Gambar Tanaman Kaktus 116 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari 4. Struktur dan Fungsi Bunga Kamu tentu pernah melihat bunga bukan? Bunga merupakan alat reproduksi generatif pada tumbuhan. Bunga biasanya memiliki warna yang menarik dan berfungsi untuk menarik serangga atau hewan lain yang dapat membantu proses penyerbukan. Secara umum, bunga tersusun atas dua bagian utama, yaitu perhiasan bunga dan alat reproduksi bunga. Perhiasan bunga meliputi tangkai, kelopak kaliks, dan mahkota korola. Sedangkan alat reproduksi berupa benang sari alat kelamin jantan dan putik alat kelamin betina. Bunga yang memiliki bagian-bagian tersebut disebut bunga lengkap. Sedangkan bunga yang tidak memiliki salah satunya disebut bunga tidak lengkap. Kepala putik Tangkai putik Mahkota Benang sari Bakal buah Kandung Kelopak lembaga Tangkai bakal biji Sumber Campbell et al. 2008 Gambar Struktur Bunga Berdasarkan keberadaan alat reproduksi dalam satu bunga, ada bunga yang memiliki benang sari dan putik dalam satu bunga. Bunga yang demikian disebut dengan bunga sempurna. Namun, ada juga bunga yang hanya memiliki satu alat kelamin saja dalam satu bunga, benang sari saja atau putik saja. Bunga yang demikian disebut bunga tidak sempurna. Ilmu Pengetahuan Alam 117 Di unduh dari Apakah struktur bunga pada tumbuhan dikotil dan monokotil sama? Tumbuhan monokotil dan dikotil dapat dibedakan berdasarkan karakteristik bunga, yaitu jumlah bagian-bagian bunga. Tumbuhan monokotil mempunyai bagian-bagian bunga seperti daun kelopak, daun mahkota, dan benang sari yang berkelipatan 3 tiga. Pada tumbuhan dikotil mempunyai bagian-bagian bunga berkelipatan 4 empat atau 5 lima. 5. Struktur dan Fungsi Buah dan Biji Pernahkah kamu memakan Biji buah mangga atau buah yang lain? Daging Perhatikan Gambar Ketika kamu buah makan buah biasanya di dalamnya juga terdapat biji. Tahukah kamu darimana buah dan biji berasal? Masih ingatkah kamu bagian-bagian dari bunga? Salah satu bagian dari Kulit buah bunga yaitu putik pistillum. Putik Sumber terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian Gambar Buah Mangga dasar yang menggelembung disebut Kepala putik bakal buah ovarium, bagian yang stigma memanjang disebut tangkai putik stilus, dan kepala putik stigma. Tangkai putik Di dalam bakal buah terdapat stilus satu atau lebih bakal biji ovul. Pada perkembangan selanjutnya, bakal buah akan berkembang menjadi Bakal biji buah sedangkan bakal biji akan ovul Bakal buah berkembang menjadi biji. Perhatikan ovarium Gambar Sumber Campbell et al. 2008 Gambar Struktur Putik 118 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari B. Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Ayo, Kita Pelajari Istilah Penting • Jaringan meristem • Meristem primer • Parenkim • Jaringan dewasa • Meristem • Sklerenkim • Xilem sekunder • Floem • Epidermis Mengapa Penting? Mempelajari materi ini akan membantu kamu memahami jaringan penyusun tubuh tumbuhan yang mungkin dapat menginspirasi kamu dalam mengembangkan teknologi di masa depan. Pada bagian sebelumnya, kamu telah belajar tentang organ tumbuhan bukan? Organ tumbuhan tersusun atas berbagai jenis jaringan. Masih ingatkah kamu apa itu jaringan? Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki struktur yang sama yang membentuk suatu kesatuan untuk memberikan fungsi tertentu. Sel-sel pada tumbuhan yang memiliki struktur yang sama akan terintegrasi menjadi suatu jaringan dan memberikan fungsi tertentu pada tubuh tumbuhan. Berdasarkan aktivitas pembelahan sel penyusun jaringan selama masa pertumbuhan dan perkembangan, jaringan tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi jaringan meristem jaringan embrional dan jaringan permanen jaringan dewasa. 1. Jaringan Meristem Jaringan meristem atau disebut juga jaringan embrional adalah jaringan yang sel-selnya aktif membelah diri secara mitosis. Hal ini menyebabkan sel-sel tumbuhan semakin bertambah dan menyebabkan tumbuhan mengalami pertambahan tinggi dan volume. Berdasarkan asal terbentuknya, jaringan meristem dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu meristem primer dan meristem sekunder. a. Meristem Primer Meristem primer adalah jaringan meristem pada tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah. Meristem primer pada umumnya terdapat pada ujung batang dan ujung akar oleh karena itu meristem primer menyebabkan pertumbuhan primer pada tumbuhan pertumbuhan vertikal atau perpanjangan akar dan batang. Perhatikan Gambar Ilmu Pengetahuan Alam 119 Di unduh dari Ujung batang Meristem apikal Primordia daun Meristem aksilar Sumber Campbell et al. 2008 Gambar Jaringan Meristem di Ujung Batang b. Meristem Sekunder Meristem sekunder berasal dari sel-sel dewasa yang berubah sifatnya menjadi meristematik kembali aktif membelah kembali. Contohnya adalah kambium pembuluh kambium vaskuler dan kambium gabus felogen. Kambium vaskuler merupakan lapisan sel-sel yang aktif membelah yang terletak di antara pembuluh angkut xilem dan floem. Kambium vaskuler ini banyak terdapat pada batang dan akar tumbuhan dikotil, sedangkan tumbuhan monokotil pada umumnya tidak memiliki kambium vaskuler. Perhatikan Gambar Kambium vaskuler Floem sekunder Kambium gabus Gabus felem Parenkim Feloderm Gabus felem felogen Kambium gabus felogen Sumber Raven et al. 2010 Gambar Jaringan Meristem Sekunder 120 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari Aktivitas kambium ini menyebabkan tumbuhan mengalami pertumbuhan sekunder sehingga batang menjadi besar. Aktivitas pembelahan kambium vaskuler ke arah dalam akan membentuk xilem sekunder sedangkan pembelahan ke arah luar akan membentuk floem sekunder. Tahukah Kamu? Kita dapat menentukan umur pohon dengan melihat lingkaran tahun daerah gelap-terang yang terbentuk pada batang pohon. Agar kamu mengetahuinya, perhatikan Gambar Lingkaran tahun terbentuk karena aktivitas kambium vaskuler yang dipengaruhi oleh musim. Saat musim hujan banyak air yang dapat SumberRecee et al. 2009 diserap oleh tumbuhan, menyebabkan pembelahan sel kambium vaskuler Gambar Lingkaran Tahun meningkat dan ukuran sel menjadi besar, akibatnya terbentuk daerah terang. Saat musim kemarau, air yang dapat diserap tumbuhan sedikit, sehingga pembelahannya lebih lambat. Sel- sel hasil pembelahan juga memiliki ukuran yang kecil dan rapat, sehingga terbentuk daerah gelap pada batang. Ayo, Kita Diskusikan Tumbuhan dikotil memiliki meristem sekunder sehingga batang tumbuhan dikotil dapat tumbuh besar. Sedangkan tumbuhan monokotil tidak memiliki meristem sekunder sehingga batang tumbuhan monokotil tidak dapat tumbuh besar. Pernahkah kamu melihat pohon kelapa atau pohon palem? Pohon kelapa dan palem merupakan tumbuhan monokotil. Namun, ketika kamu mengamati pohon tersebut ternyata memiliki batang yang besar. Coba diskusikan dengan temanmu bagaimana tumbuhan kelapa dan palem dapat memiliki batang yang besar! Ilmu Pengetahuan Alam 121 Di unduh dari 2. Jaringan Dewasa Jaringan dewasa atau disebut juga jaringan permanen merupakan jaringan yang bersifat non-meristematik atau tidak aktif membelah. Jaringan ini berasal dari pembelahan sel-sel meristem primer dan sel-sel meristem sekunder, yang telah mengalami diferensiasi atau mengalami perubahan bentuk sehingga memiliki fungsi tertentu. Berdasarkan fungsinya jaringan dewasa dibedakan menjadi empat, yaitu jaringan pelindung, jaringan dasar, jaringan penyokong, dan jaringan pengangkut. Bagaimana struktur dan fungsi dari masing-masing jaringan tersebut? Untuk mengetahuinya, ayo lakukan aktivitas berikut! Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Mengidentifikasi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Apa yang kamu perlukan? 1. D aun nanas kerang Rhoeo discolor Gambar 2. Daun durian Durio zibethinus 3. Umbi kentang Solanum tuberosum 4. A kar dan batang tanaman bayam Amaranthus spinosus 5. Akar dan batang jagung Zea mays 6. 1 buah mikroskop 7. 7 buah kaca benda 8. 7 buah kaca penutup 9. 1 buah pipet tetes 10. 1 buah silet 11. 1 buah gelas kimia 250 mL 12. Penjepit pinset 1 buah 13. 1 batang jarum 14. 1 batang pensil 15. L arutan kalium iodida Larutan KI Sumber Dok. Kemdikbud 16. Tisu Gambar Nanas kerang Rhoeo discolor Apa yang harus kamu lakukan? 1. Pengamatan pada Daun Nanas Kerang Rhoeo discolor a. Buatlah preparat basah dari irisan melintang daun tumbuhan Rhoeo discolor. Untuk membuat preparat dari irisan melintang 122 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari daun, letakkan bagian atas permukaan daun pada pensil, lalu selubungkan pada pensil. Secara perlahan, irislah bagian bawah permukaan daun dengan arah membujur setipis mungkin. Untuk memperoleh irisan yang tipis, lakukan pengirisan dengan arah menuju sumbu tubuh. Perhatikan Gambar Berhati-hatilah ketika melakukan pengirisan! Jangan sampai silet melukai bagian tubuhmu. b. Letakkan irisan melintang pada kaca benda kemudian berilah sedikit air dengan menggunakan pipet tetes! c. Tutuplah dengan menggunakan kaca penutup secara perlahan agar tidak terbentuk gelembung air, isap kelebihan air dengan menggunakan kertas tisu untuk mengeringkan Sumber Dok. Kemdikbud bagian pinggirnya! Gambar Pembuatan d. Amati preparat yang telah kamu Irisan Paradermal Daun buat menggunakan mikroskop dengan pembesaran 10 × 10 kemudian pembesaran 10 × 40! e. Gambarlah hasil pengamatanmu pada Tabel dengan dilengkapi keterangan nama jaringan! f. Galilah informasi mengenai fungsi jaringan yang kamu amati! 2. Pengamatan pada Daun Durian Durio zibethinus a. Buatlah preparat basah dari goresan permukaan bawah daun durian. b. Lakukan langkah seperti pada poin c - f pada pengamatan daun nanas kerang Rhoeo discolor. 3. Pengamatan pada Umbi kentang Solanum tuberosum a. Buatlah preparat basah dari irisan umbi kentang Solanum tuberosum. b. Lakukan langkah seperti pada poin c - f pada pengamatan daun nanas kerang Rhoeo discolor. 4. Pengamatan pada Batang dan Akar Bayam Amaranthus spinosus a. Buatlah preparat basah dari irisan penampang melintang akar dan batang bayam Amaranthus spinosus. Ilmu Pengetahuan Alam 123 Di unduh dari b. Lakukan langkah seperti pada poin c - f pada pengamatan daun nanas kerang Rhoeo discolor. 5. Pengamatan pada Batang dan Akar Jagung Zea mays a. Buatlah preparat basah dari irisan penampang melintang akar dan batang jagung Zea mays. b. Lakukan langkah seperti pada poin c - f pada pengamatan daun nanas kerang Rhoeo discolor. Tabel Pengamatan Struktur Jaringan Penyusun Tubuh Tumbuhan Nama Preparat Gambar dan Keterangan Gambar hasil pengamatan Nama jaringan Fungsi jaringan Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Berdasarkan hasil pengamatan, bagaimanakah ciri-ciri jaringan epidermis? 2. Jaringan apakah yang berbentuk serupa duri yang kamu temukan pada daun durian? 3. Bagaimanakah ciri-ciri jaringan parenkim? 4. P ada pengamatan umbi kentang, apakah fungsi lain dari jaringan parenkim? Jelaskan buktinya berdasarkan hasil pengamatanmu! 5. C oba bandingkan struktur jaringan batang jagung dan batang bayam, apakah perbedaannya? 6. Coba bandingkan struktur jaringan akar jagung dan batang bayam, apakah perbedaannya? Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan pengamatan dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan? Setelah kamu melakukan Aktivitas kamu akan melihat berbagai jenis jaringan penyusun tumbuhan. Bagaimana struktur dan fungsi jaringan tumbuhan tersebut? Untuk memahaminya, simak penjelasan berikut dengan penuh saksama! 124 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari a. Jaringan Pelindung Jaringan pelindung terdapat di seluruh permukaan luar tumbuhan. Tumbuhan membutuhkan jaringan pelindung untuk melindungi bagian dalam tumbuhan dari berbagai pengaruh luar yang merugikan, misalnya hilangnya air akibat suhu yang meningkat dan melindungi dari kerusakan mekanik. Contoh dari jaringan pelindung yaitu jaringan epidermis. Sel-sel epidermis dapat berkembang mengalami modifikasi menjadi alat pelindung tambahan, misalnya stomata mulut daun, sisik, trikoma rambut-rambut, dan duri spina. Perhatikan Gambar Epidermis Stomata ab Sumber Dok. Kemdikbud Gambar a Jaringan Epidermis dan Stomata pada Tumbuhan Rhoeo discolor, b Sisik pada Durian yang Merupakan Modifikasi dari Epidermis Durian b. Jaringan Dasar Jaringan dasar merupakan jaringan yang hampir terdapat pada seluruh bagian tumbuhan. Jaringan dasar seringkali disebut jaringan pengisi. Jaringan ini berperan penting dalam semua proses fisiologi metabolisme pada tumbuhan. Contoh dari jaringan dasar ini Sel parenkim Butiran yaitu jaringan parenkim. Jaringan amilum parenkim dapat berdiferensiasi menjadi banyak jenis jaringan parenkim lain, misalnya pada buah dan umbi Gambar parenkim berdiferensiasi menjadi parenkim cadangan makanan yang berfungsi Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Jaringan Parenkim pada Umbi Kentang Ilmu Pengetahuan Alam 125 Di unduh dari untuk menyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan. Pada daun, jaringan parenkim berdiferensiasi menjadi jaringan palisade dan jaringan bunga karang, yang berfungsi untuk proses fotosintesis. b. Jaringan Penyokong Penguat Jaringan penyokong merupakan jaringan yang berperan untuk menunjang bentuk tubuh tumbuhan. Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan penyokong dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Jaringan kolenkim merupakan jaringan yang berfungsi untuk menyokong bagian tumbuhan yang masih muda. Sel-sel jaringan kolenkim memiliki dinding sel yang mengalami penebalan, namun tidak merata. Jaringan sklerenkim merupakan jaringan penguat yang bersifat permanen. Jaringan sklerenkim berfungsi untuk menyokong tubuh tumbuhan yang sudah tua. Perhatikan Gambar Dinding sel yang mengalami Sel kolenkim Sel sklereid penebalan a b Sumber a Campbell et al. 2008. b Dok. Kemdikbud Gambar a Jaringan Kolenkim pada Batang Bunga Matahari Helianthus annus, b Jaringan Sklereid pada Buah Pir Berdasarkan bentuk selnya, jaringan sklerenkim dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan serat fiber dan jaringan sklereid. Jaringan serat terdiri atas sel-sel yang memanjang, meruncing pada kedua ujungnya, dan tersusun membentuk benang. Jaringan serat banyak ditemukan pada jaringan xilem. Jaringan sklereid terdiri atas sel-sel yang pendek, dan memiliki bentuk yang tidak teratur. Jaringan sklereid ini banyak ditemukan pada kulit kacang atau buah pir. c. Jaringan Pengangkut Vaskuler Jaringan pengangkut terdiri atas dua jenis, yaitu xilem dan floem. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan zat-zat terlarut di dalamnya dari akar menuju daun. Floem berfungsi untuk mengangkut makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. 126 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari Xilem Floem Sel pembuluh Sel pembuluh xilem tapis pada floem Sumber Raven et al. 2010 Gambar Jaringan Xilem dan Floem 3. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Akar Masih ingatkah kamu fungsi akar? Beberapa fungsi akar antara lain untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah, menyerap air dan mineral dalam tanah, dan pada beberapa tumbuhan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Coba kamu pikirkan, mengapa akar tumbuhan mampu melakukan fungsi tersebut? Apakah ada keterkaitan antara struktur jaringan penyusun akar dengan fungsi akar? Untuk mengetahuinya, ayo lakukan aktivitas berikut. Ayo, Kita Lakukan Aktivitas Mengamati Struktur Anatomi Akar Tumbuhan Apa yang kamu perlukan? 1. Mikroskop 2. Silet 3. Nampan 4. Kecambah kacang tanah/kacang hijau umur 7-14 hari 5. Kecambah jagung umur 7-14 hari 6. Kaca benda dan kaca penutup 7. Pipet tetes 8. Air Ilmu Pengetahuan Alam 127 Di unduh dari Apa yang harus kamu lakukan? 1. Amatilah bentuk akar pada kecambah kacang hijau dan kecambah jagung. 2. Identifikasilah, apakah akar yang diamati termasuk sistem perakaran serabut atau sistem perakaran tunggang? 3. Buatlah sayatan melintang pada akar dari tumbuhan kacang tanah dan jagung menggunakan silet! Usahakan irisan setipis mungkin dan berhati-hatilah ketika menggunakan silet, karena dapat melukai tanganmu. 4. Letakkan sayatan akar pada kaca benda, kemudian tetesi dengan air. 5. Tutuplah kedua kaca benda tersebut dengan kaca penutup. 6. Amatilah kedua preparat yang telah dibuat menggunakan mikroskop dengan perbesaran 40 kali. 7. Gambarkan bagian-bagian yang teramati dan beri keterangan jaringan yang kamu amati. 8. Bandingkan struktur jaringan pada organ akar yang kamu amati dengan gambar yang ada pada buku. 9. Catatlah data pengamatan pada Tabel Tabel Hasil Pengamatan Struktur Akar Tumbuhan Organ Gambar Sistem Perakaran Gambar Tumbuhan yang Morfologi serabut/ Anatomi Akar tunggang Diamati Akar Akar kacang hijau Akar jagung Apa yang perlu kamu diskusikan? 1. Jaringan apa sajakah yang menyusun akar? 2. Sebutkan perbedaan jaringan yang menyusun akar pada tumbuhan kacang hijau dan jagung! Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan pengamatan dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan? 128 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 Di unduh dari Perhatikan penampang membujur akar pada Gambar Pada Gambar kamu dapat melihat bahwa pada bagian ujung akar terdapat jaringan meristem apikal dan tudung akar. Epidermis Silinder pusat Rambut Korteks akar Zona diferensiasi Zona pemanjangan Akar Zona pembelahan Meristem apikal Tudung akar Sumber Campbell et al. 2008 Gambar Penampang Membujur Akar Jaringan meristem apikal inilah jaringan yang sel-selnya terus membelah membuat akar semakin panjang. Tudung akar berfungsi untuk melindungi sel-sel meristem tersebut saat membelah sehingga dapat menembus tanah tanpa mengalami kerusakan dan akar dapat menambatkan tubuh tumbuhan dengan kuat ke dalam tanah. Kamu sudah paham bukan bagaimana akar mampu memiliki fungsi untuk menambatkan tubuh tumbuhan ke tanah? Selain menambatkan tubuh tumbuhan ke tanah, akar juga berfungsi untuk menyerap air dan mineral dari dalam tanah. Mengapa akar mampu memiliki fungsi tersebut? Akar tersusun atas epidermis, korteks, dan silinder pusat. Epidermis merupakan bagian terluar akar. Sel-sel epidermis memiliki dinding yang tipis, sehingga air dan mineral mudah masuk ke dalam sel-sel epidermis yang kemudian diteruskan ke dalam korteks dan silinder pusat. Pada bagian tertentu sel-sel epidermis juga mengalami modifikasi menjadi rambut akar yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan air dan mineral. Bagian yang lebih dalam dari Ilmu Pengetahuan Alam 129 Di unduh dari
ሔመеգըхուρ пθснисрոО онифа ж
Αծеπէбω ረтруሔюснθքΦу оψէ
Ζըσኯ яфоφоρижըИኼፁሱ зիт
Пеչоսιрсαв етвዴвωщևթеՇомаπθ ፈоֆяпըψеጁ оኗጤգу
Fotosintesis(Proses, Reaksi, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhi) Fotosintesis adalah proses pengubahan zat-zat anorganik berupa H2O dan CO2 oleh klorofil (zat hijau daun) menjadi zat-zat organik karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari (Dwijoseputro, 1980). Proses fotosintesis dinyatakan dengan persamaan reaksi kimia sebagai berikut: 6CO₂
PembahasanPercobaan pada soal adalah percobaan Sachs untuk membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum. Percobaan ini menggunakan daun dari suatu tumbuhan, dan ada bagian yang ditutup dengan kertas karbon 1 sebagai pembanding nantinya, kemudian direbus menggunakan air selama 15-30 menit untuk mematikan sel daun 2, daun kemudian diambil, dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang di dalamnya terdapat alkohol 3. Lalu direbus selama 3’. Tujuan penggunaan alkohol untuk melarutkan klorofil yang terdapat di daun. Daun diambil dan diletakkan di dalam cawan dan ditetesi oleh larutan lugol 4. Larutan lugol untuk mendeteksi adanya kandungan amilum dalam daun. Daun yang tidak ditutup akan berwarna biru kehitaman karena positif mengandung amilum, sedangkan yang tertutup tidak berwarna biru kehitaman hal ini karena tidak terjadi fotosintesis pada bagian pada soal adalah percobaan Sachs untuk membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum. Percobaan ini menggunakan daun dari suatu tumbuhan, dan ada bagian yang ditutup dengan kertas karbon 1 sebagai pembanding nantinya, kemudian direbus menggunakan air selama 15-30 menit untuk mematikan sel daun 2, daun kemudian diambil, dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang di dalamnya terdapat alkohol 3. Lalu direbus selama 3’. Tujuan penggunaan alkohol untuk melarutkan klorofil yang terdapat di daun. Daun diambil dan diletakkan di dalam cawan dan ditetesi oleh larutan lugol 4. Larutan lugol untuk mendeteksi adanya kandungan amilum dalam daun. Daun yang tidak ditutup akan berwarna biru kehitaman karena positif mengandung amilum, sedangkan yang tertutup tidak berwarna biru kehitaman hal ini karena tidak terjadi fotosintesis pada bagian tersebut.
Denganjudul : Fotosintesis Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi nilai tugas Praktikum Mata Pelajaran Biologi Laporan ini dapat terselesaikan atas bantuan yang diberikan berbagai pihak, maka taklupa saya mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. Miftakodin, M.M. selaku Kepala SMA Negeri 6 Yogyakarta; 2. Dra.
Berikut ini merupakan pembahasan kunci jawaban Buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas 8 halaman 114. Pembahasan kali ini kita akan bahas latihan yang ada pada buku paket IPA Ayo Kita Lakukan halaman 114-116 Buku siswa untuk Semester 1 Kelas VIII SMP/MTS. Semoga dengan adanya pembahasan kunci jawaban Pilihan Ganda PG dan juga Esaay Bab 3 Struktur dan Fungsi Tumbuhan Kelas 8 ini, kalian bisa menjadi lebih giat untuk belajar. Kunci jawaban ini diperuntukkan untuk para pelajar yang sedang mengerjakan tugas Kurikulum 2013 K13. Kunci Jawaban IPA Kls 8 Hal 114 Ayo Kita LakukanAktivitas Menyelidiki Adanya Amilum sebagai Hasil FotosintesisKunci Jawaban IPA Kelas 8 Halaman 114-116 Ayo Kita LakukanApa yang kamu perlukan?1. 1 buah gelas kimia besar2. 1 buah gelas kimia kecil atau tabung reaksi3. Daun lamtoro/petai cina Sesbania grandiflora atau daun tumbuhan lainnya yang terdapat di lingkungan Iodium Iod KI secukupnya5. Aluminium foil6. Cawan petri7. Alkohol secukupnya8. Air secukupnya9. 1 buah pembakar tiga11. PenjepitApa yang harus kamu lakukan?1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan! 2. Pada sore hari tutuplah sebagian daun lamtoro dengan menggunakan aluminium foil atau kertas timah. Perhatikan Gambar Petiklah daun setelah ditutup selama 6 - 12 jam. 3. Bukalah aluminium foil yang menutupi daun 4. Rebuslah air pada gelas kimia terlebih dahulu, ketika sudah mendidih masukkan daun sampai layu lebih kurang 13 menit perebusan dilakukan untuk mematikan sel-sel pada daun. Perhatikan Gambar Berhati-hatilah dalam merebus daun! 5. Tiriskan dan masukkan daun tersebut ke dalam gelas kimia kecil atau tabung reaksi yang sudah diberi alkohol. Pencelupan ke dalam alkohol bertujuan untuk melarutkan klorofil sehingga daun berwarna pucat. 6. Letakkan alkohol pada meja yang berbeda dengan meja praktikum, agar jauh dari sumber api. Pada waktu akan mematikan pembakar spiritus jangan ditiup, tetapi dilakukan dengan menutupkan spiritus dengan penutupnya. 7. Masukkan gelas kimia kecil atau tabung reaksi yang berisi alkohol tersebut ke dalam gelas kimia besar yang berisi air yang sudah dipanaskan! Perhatikan Gambar 8. Tunggu sampai warna alkohol menjadi hijau tua dan warna daun menjadi hijau muda! 9. Setelah itu, angkat daun dari gelas kimia kecil atau tabung reaksi yang berisi alkohol, kemudian letakkan daun di wadah, dan teteskan iodium pada daun tersebut! perbedaan yang tampak pada daun yang ditutup dan terbuka tersebut! 11. Lakukan setiap langkah kerja dengan cermat dan hati-hati!Apa yang perlu kamu diskusikan?1. Bagaimanakah warna daun yang ditutup tidak mengalami fotosintesis setelah ditetesi iodium? Bandingkan dengan warna daun yang tidak ditutup!2. Daun yang ditetesi Iodium menjadi berwarna hitam, hal ini menunjukkan adanya amilum. Daun manakah yang mengandung amilum? 3. Tulislah laporan hasil percobaanmu pada kertas folio, lalu kumpulkan kepada guru untuk diperiksa!4. Coba bayangkan betapa hebatnya Tuhan menciptakan tumbuhan, sinar matahari, air, udara, dan merancang segala proses yang terjadi yang sangat bermanfaat bagi 1. Setelah ditetesi iodium, daun yang ditutup berwarna pucat, sedangkan daun yang terbuka berwarna hitam. Hal ini menunjukkan bahwa proses fotosintesis menghasilkan amilum karbohidrat .2. Daun yang mengandung amilum adalah daun yang terbuka. Hal ini dikarenakan daun yang terbuka dapat melakukan proses fotosintesis dengan baik karena daun yang terbuka dapat dengan mudah mendapatkan cahaya matahari secara langsung yang merupakan hal yang dibutuhkan tumbuhan untuk melakukan proses -Apa yang dapat kamu simpulkan? Berdasarkan pengamatan dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan?Jawaban Dari data diatas dapat kita simpulkan bahwa proses fotosintesis pada tumbuhan hanya dapat terjadi apabila tumbuhan tersebut memperoleh sinar matahari yang cukup. Proses fotosintesis tersebut dapat menghasilkan zat amilum karbohidrat .
.

menyelidiki adanya amilum sebagai hasil fotosintesis