CILEGON BCO.CO.ID - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, terpantau kembali mengalami kenaikan usai perayaan Imlek 2021. Sementara harga cabai rawit merah masih berada pada angka Rp100 ribu per kilogramnya. bawang merah per kilogram dari harga Rp27 ribu menjadi Rp35 ribu naik Rp8.000, bawang putih bonggol naik
Bawang merah menjadi salah satu komoditas yang memicu laju inflasi pada Juli 2022 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan angka inflasi mencapai 0,67 persen. “Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi Juli 2022 di antaranya bawang merah, perguruan tinggi, daging ayam ras, sekolah dasar, dan cabai,” kata Kepala
Mandiri FM, CILEGON – Sejumlah komoditas pangan usai lebaran mengalami kelonjakan diantaranya bawang merah di Pasar Kranggot yakni sebesar Rp 44 ribu hingga Rp 45 ribu per-kilonya. Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pasar Kranggot Siti Rogayah mengatakan, harga bawang merah melonjak naik usai idul fitri. Dimana harga sebelumnya Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per-kilonya. “Hasilnya dari komoditas bawang merah memang pasca lebaran terjadi kenaikan itu Rp 50 ribu perkilo h-1, h+2 Rp 48 ribu, hari ini Rp 44 ribu perkilo,” kata Siti, Kamis 4 Mei 2023. Diungkapkannya, penyebab naiknya harga bawang merah, lantaran kenaikan permintaan di momen hari raya lebaran, namun pendistribusian bawang merah terbatas, sehingga pasokannya berkurang. “Setelah saya tanyakan ke beberapa pedagang karena pasokannya hanya dari Tanah Tinggi, Tangerang. Biasanya dari Berebes, Bandung masuk, karena keterkaitan pendistribusian pasca arus balik jadi penyebabnya,” ungkapnya. Senada dengan Siti, salah satu pedagang Ismat 40 mengaku, kenaikan harga bawang merah ini dipicu sulitnya stok barang. Sejak lebaran, harga bawang merah terus merangkak naik. “Dari agennya udah naik sih, saya jual Rp 45 ribu perkilo. Sebenarnya dari bulan puasa udah naik, cuma paling naik ya ini dari sebelum lebaran sampai hari ini,” ucapnya. Lanjut, ia menyampaikan, dengan adanya kenaikan harga ini, menyebabkan berkurangnya pembeli. Untuk itu, ia berharap harga bawang merah kembali normal. “Emang setelah lebaran pasti harga para naik sih neng, paling dua minggu setelah lebaran berjalan normal. Mudah-mudahan secepatnya” tuturnya. Sementara itu, salah satu pembeli Ningrum 35 mengatakan, saat ini harga bawang merah dinilai lebih mahal. Sehingga, ia mengurangi pemakaian bawang merah pada masakannya. “Mahal banget, makanya saya belinya sedikit aja atau saya ganti pakai bawang putih, bawang india,” ujarnya.[Arin/mta]
TRIBUNBANTENCOM, KOTA CILEGON - Usai Lebaran Idul Fitri 2022, harga bawang merah melonjak tinggi di Pasar Kranggot Kota Cilegon. Hal itu disampaikan oleh sejumlah pedagang yang berada di Pasar
CILEGON – Sejumlah harga bahan pokok di Kota Cilegon terus merangkak naik. Kenaikan harga menjelang bulan ramadhan yang terjadi di Kota Cilegon ini seperti bawang putih, cabe merah keriting dan cabe merah UPTD Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon Muhibin mengungkapkan kenaikan harga bawang putih dari Kamis 4 Mei kemarin hingga hari ini, Jumat 5/5, sebesar Sedangkan cabe merah keriting dan cabe merah biasa mengalami kenaikan harga sebesar dari satu hari sebelumnya.“Kenaikan harganya sedikit-sedikit tapi bertahap. Harga bawang putih di Pasar Kranggot sekarang 50 ribu perkilonya. Cabe merah keriting 35 ribu dan cabe merah biasa 40 ribu perkilogram,” Kasi Stabilisasi Harga pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Disperin Kota Cilegon menjelaskan harga normal bawang putih sebelum merangkak naik hanya untuk setiap satu kilogram.“Harga bawang putih di Pasar Kranggot hari ini 48 ribu, Pasar Blok F 50 ribu, dan Pasar Merak 55 ribu. Perbedaan harga di setiap pasar di Kota Cilegon ini masih terbilang wajar. Karena Pasar Kranggot sebagai pemasok dan dari Cilegon ke Pasar Merak itukan lumayan biaya transportnya,” katanya. Riko Budi Santoso/rikosabita
Prasetyo Nugroho. Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga bawang merah di sejumlah pasar di Bandar Lampung naik. Harga bawang merah brebes yang biasanya dijual Rp38 ribu/kg naik menjadi Rp45 ribu/kg. "Bawang merah naik setelah Lebaran dari Rp36 ribu atau Rp38 ribu menjadi Rp44 ribu hingga Rp45 ribu per kilogramnya," ujar salah
BANTEN - Harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Serang dan Kota Cilegon, Banten mengalami kenaikan drastis. Kenaikan mencapai dua kali lipat dari harga satu penjual bawang merah di pasar tradisional, Pasar Lama, Kota Serang, Dimyati mengakui jika harga bawang merah naik hingga 100% dari harga sebelumnya."Harganya naik tinggi dari sebelumnya, sekarang harga bisa mencapai Rp28 ribu sampai Rp32 ribu per kg, tergantung kualitasnya," kata dia, Selasa 17/3/2015.Biasanya, lanjut Dimyati, harga bawang merah per kg hanya mencapai Rp15 ribu sampai Rp17 ribu, kenaikan ini diduga karena adanya persediaan yang terbatas, bahkan dia tidak berani menyetok banyak, dikhawatirkan tidak laku dan itu di Kota Cilegon, harga bawang merah melonjak drastis di Pasar Baru Kranggot terus meroket, kenaikan harganya hingga hampir 100% lebih, yakni dari menjadi per kg atau mengalami kenaikan per kg. Kenaikan tersebut diduga akibat persedian didistributor atau petani di Brebes, Jawa Tengah terbatas. Salah seroarang penjual bawang merah di Pasar Kranggot, Parman mengatakan, kenaikan harga bawang merah tersebut diakibatkan karena kondisi cuaca yang tidak menentu, sehingga petani gagal panen dan suplai barang dari luar Banten terbatas."Untuk harga bawang merah saat ini mencapai per kg, di mana sebelumnya hanya per kg," juga mengatakan, sedikitnya persediaan bawang merah diakibatkan kondisi cuaca berupa musim hujan berkepanjangan beberapa waktu lalu, sehingga membuat suplai bawang dari Jawa terbatas. Sementara, jumlah permintaan cukup tinggi oleh masyarakat. "Informasinya banyak yang gagal panen karena hujan, jadi persediaannya terbatas," masyarakat pun mengaku keberatan dengan kenaikan harga bawang merah. Salah satunya, Santi 53 yang mengaku keberatan. Atas naiknya harga bawang membuat uang belanja harus diatur ulang. "Dicukup-cukupi saja, biar kebeli semua kebutuhan," ungkapnya saat membeli naiknya harga bawang ini, Santi yang biasaya belanja bawang merah sebanyak 2 kg, dikurangi hingga seperempat kg. "Pengennya pemerintah harus segera ambil tindakan agar harga cepat turun," kata harga beras di pasar Ttadisonal di Kota Serang dan Cilegon cenderung mulai turun. Beras Kualitas super hingga kualitas rendah turun sebesar Rp1 ribu sampai Rp2 ribu.izz
KotaCilegon - Harga bahan pokok Bawang Merah tidak mengalami perubahan harga, masih sama dengan hari sebelumnya yaitu Rp.35.000/kg. Beras Medium tidak mengalami perubahan harga, masih sama dengan hari sebelumnya yaitu Rp.11.000/kg. Cabe Merah Keriting tidak mengalami perubahan harga, masih sama dengan hari sebelumnya yaitu Rp.70.000/kg.
Cilegon - Harga bawang putih di pasar Kranggot, Kota Cilegon, Banten, merangkak naik jelang Ramadan. Kenaikan terjadi sejak dua minggu harga bawang putih berkisar antara Rp per kilogram, dari harga semula Rp naik menjadi Rp "Di sini juga ada kenaikan untuk bawang putih, sekarang harga jualnya sudah Rp sampai Rp dari harga Rp kata salah seorang pedagang sembako di pasar Kranggot, Reza Maulana, kepada detikcom, Rabu 17/5/2017. Reza mengaku tak tahu persis pemicu lonjakan harga tersebut, namun ia menduga harga naik karena stok bawang putih kurang. "ENggak tahu sebab kenaikan, mungkin stok barangnya nggak ada, ditambah momen mau puasa," putih yang beredar di Indonesia mayoritas impor dari China, sebagian dari India. Pemerintah menetapkan harga bawang putih impor ini tak boleh melampaui Rp Namun, menjelang Ramadan, harga bawang putih bawang puti, beberapa sembako juga sudah merangkak naik seperti telur, beras, dan cabai merah. Untuk harga cabai merah, kata Reza, kenaikannya masih fluktuatif."Kalau cabai merah masih naik turun, kemarin harga Rp sekarang Rp turun lagi. Untuk bawang merah masih standar, tomat standar, paling yang ada peningkatan cabai merah," cabai merah besar ia jual seharga Rp perkilogram, harga yang ia beli dari agen dengan harga Rp Sementara itu, kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam dan beras. Harga beras per-karung ukuran 25 kilogram naik sebesar Rp 10 ribu."Sembako yang naik, telur ayam sama beras. Beras per-karung ukuran 25 kg naik Rp Kalau harga standar," paparnya."Telur ayam naik juga, sekarang per-krat Rp 305 tadinya Rp 280 ribu per-krat," lanjut Reza. hns/hns
Cilegon Banten Raya. Ekonomi. Hukum. Politik. Dikbud. Lifestyle. Sport. Indeks. Network iNews NETWORK. Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program Klik Lebih Lanjut. iNewsAceh iNewsSumut iNewsSumsel iNewsJabar iNewsJateng iNewsYogya iNewsJatim iNewsBali.
Laporan Wartawan Sopian Sauri KOTA CILEGON - Usai Lebaran Idul Fitri 2022, harga bawang merah melonjak tinggi di Pasar Kranggot Kota Cilegon. Hal itu disampaikan oleh sejumlah pedagang yang berada di Pasar Kranggot. Harga bawang merah yang sebelumnya Rp 40 ribu, kini naik menjadi Rp 50 ribu per Kg. Baca juga Kisah 2 Petani Bawang Jadi Korban Penipuan Sarjana Gadungan, Rugi Puluhan Juta Rupiah Pantauan pada Rabu 11/5/2022, masayarakat yang belanja bahan pokok di Pasar Kranggot Kota Cilegon terlihat ramai. Sejumalah pedagang di pasar bersuara menawarkan dagangan-dagangannya. Sopan 50, seorang pedagang yang sedang menaburkan bawang di tempat dagangannya mengakui, bahwa terdapat kenaikan harga bawang. "Bawa merah lagi naik harganya, dari harga sebelumnya Rp 40 ribu sekarang naik Rp 10 ribu jadi Rp 50 ribu," ucapnya saat diwawancara Ia mengatakan, kenaikan tersebut terjadi karena pengiriman dari distributor belum stabil. "Stok barang sedikit, Jadi enggak stabil," ucapnya. Baca juga Daftar Harga Kebutuhan Pokok Gula dan Bawang Merah Alami Kenaikan Hal senada juga dikatakan Nanang 34, pedagang bawang di Pasar Kranggot. Nanang tidak menampik bahwa ada kenaikan harga bawang pasca-Lebaran. "Sebelumnya memang Harganya dari Rp 40-45 ribu, sekarang naik jadi Rp 50 ribu," ucapnya. Nanang berharap agar harga bawang bisa stabil kembali.
Hargasejumlah komoditas bahan pangan di pasar Kota Cilegon, Banten mengalami kenaikan. Harga Cabai di Kota Cilegon Capai Rp 100 Ribu per Kg. Videografer Antara. Editor Ridian Eka Saputra. Kamis, 9 Juni 2022 09:15 WIB. Cabai Rawit dan Bawang Merah Jadi Penyumbang Inflasi Juni 2022 17 hari lalu.
permintaandan harga bawang merah di Provinsi Sumatera Utara dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Jumlah Permintaan bawang merah di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2014-2018 Tahun Permintaan (Ton) Harga bawang merah (Rp/Kg) 2014 35.598 22.000 2015 34.647 21.000 2016 41.991 32.400 2017 37.996 27.750 2018 40.795 29.150
Daripantauan di Pasar Manis, Jumat (5/8/2022), penurunan harga terjadi pada komoditas cabai merah besar dari Rp85.000 per kilogram menjadi Rp75.000/kg, cabai merah keriting turun dari Rp85.000/kg menjadi Rp80.000/kg, cabai rawit hijau turun dari Rp60.000/kg menjadi Rp55.000/kg, dan bawang putih turun dari Rp33.000/kg menjadi Rp31.000/kg.
- Kabar gembira bagi masyarakat Cianjur karena harga cabai dan bawang merah di pasar tradisional Cianjur mengalami penurunan. Harga cabai merah di pasar tradisional Cianjur kini mencapai Rp70.000 per kilogram, sedangkan bawang merah menjadi Rp40.000 per kilogram. Kepala UPTD Pasar Induk Pasihayam Cianjur Doni Wibowo